Ombrisa

JRPG giliran tentang kota tebing yang dikepung dua belas tahun.

Bangsal Bell, di bawah Kapten Ludmer

Rilis 18 Maret 2027 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, serta PC.

Dua belas tahun di bawah meriam

Ombrisa berdiri di tikungan sungai, di atas tebing yang terlalu curam untuk didaki pasukan mana pun, dan kota tetangga di hilir sudah lama memahaminya sehingga memilih cara yang lebih lambat. Mereka mengirim pasukan untuk menunggu.

Marshal Orsel Sorsk membawa Brass Company ke dataran di bawah tembok, mendirikan tenda, menggali parit, lalu duduk menunggu kota itu menyerah. Dua belas tahun lewat tanpa satu pun serbuan besar. Kota hanya mendapat lapar yang pelan dan satu tembakan meriam tiap fajar, supaya tidak ada yang lupa siapa yang sedang menunggu di bawah.

Warga Ombrisa saling memanggil dengan nama dan gelar. Orang luar cukup memakai gelarnya, seolah nama hanya milik mereka yang tinggal di balik tembok.

Dataran sungai di bawah tembok penuh tenda kelabu, api unggun, meriam serta panji kuning kusam Brass Company

Perkemahan Brass Company dilihat dari ruas Bell, dengan api unggun yang menyala sejak tahun pertama.

Nama yang belum mati

Di keempat bangsal, seorang Pembaca naik ke tembok selepas gelap untuk membacakan nama warga yang mati hari itu, sebuah jabatan kota yang umurnya sama dengan batu tembok itu sendiri.

Jalan tembok Bangsal Bell pada malam hari, lonceng besar di rangka besi, lantai batu basah Sabin Kerelt berdiri di jalan tembok memegang gulungan daftar nama
Nama
Sabin Kerelt
Jabatan
Pembaca Bangsal Bell
Usia
38 tahun

Aku sudah enam tahun membaca di ruas Bell, cukup lama untuk hafal bunyi kertas yang basah oleh kabut sungai. Daftarnya turun dari balai bangsal menjelang gelap, dilipat dua, dicap lilin, lalu kusimpan di saku mantel sampai anglo dinyalakan. Malam itu aku membaca nama Edde Varrel, penjahit dari gang pewarna, dan dari bawah tembok seseorang tertawa pendek karena Edde sedang berdiri di antara mereka sambil memegang lilinnya.

Edde Varrel.

Aku membaca ulang kertas itu di bawah api dan menemukan empat nama lain yang kukenal, semuanya masih hidup pagi tadi, dan dua di antaranya bahkan sempat kusapa di antrean air sebelum aku naik ke tembok. Ada yang menulis kematian mereka sebelum terjadi, kemudian menyerahkan kertas itu kepadaku untuk dibacakan keras-keras di depan seluruh bangsal.

Para kapten bangsal

Tiap bangsal memegang ruas temboknya sendiri dan hanya menjawab kepada kaptennya.

Kapten Ludmer

Bangsal Bell

Ludmer

61 tahun, kapten sejak tahun pertama kepungan

Ludmer memukul lonceng tanda fajar beberapa saat sebelum meriam pertama ditembakkan, kebiasaan yang ia pegang sejak hari pertama kepungan. Ia percaya pada daftar nama karena daftar itu satu-satunya hal yang masih tertib di kota ini.

Tembok dan litani

Pertarungan berjalan bergiliran dengan party tiga orang. Semuanya terjadi di atas batu yang sama dengan tempat Sabin membaca tiap malam, dari tangga menara sampai selokan di kaki tembok.

Party tiga pembela menahan ruas tembok atas sementara lima prajurit Brass Company menaiki tangga di ruas bawah

Ruas yang lebih tinggi

Tembok Ombrisa terbagi menjadi tiga puluh ruas, masing-masing dengan tangga dan reruntuhannya sendiri. Pihak yang memegang ruas lebih tinggi mendapat giliran tambahan, sehingga tiap pertarungan dibuka dengan pertanyaan yang sama tentang siapa yang sedang berdiri di atas.

Sabin membacakan sebuah nama dan seorang sersan Brass Company mundur terhuyung di tengah asap hijau pucat

Nama sebagai senjata

Sabin bisa membacakan nama musuh yang sudah ia ketahui, lalu musuh yang mendengar namanya sendiri melemah di tempatnya berdiri. Nama itu harus dicari. Kamu mengumpulkannya dari surat sitaan, daftar jaga perkemahan, obrolan di antrean air, juga dari tawanan yang akhirnya mau bicara.

Empat bangsal, tiga puluh ruas tembok, dan tiga akhir yang bergantung pada nama siapa yang kamu bacakan.

Dari dalam tembok

Bab yang sudah diumumkan

Kisahnya terbagi menurut bangsal; tiap bab dibuka oleh cap lilin bangsal tempat ia dimulai.

  • Cap lilin berlambang lonceng

    Daftar yang keliru

    Sabin membaca nama orang yang masih hidup dan mulai mencari tahu siapa yang menulis daftar itu.

  • Cap lilin berlambang tiga garis air

    Air di bawah kota

    Tangki Cistern bocor ke arah yang tidak masuk akal, lalu Ysra Vonk meminta Sabin turun ke terowongan.

  • Cap lilin berlambang pisau penyamak

    Gang pewarna

    Hanno Greff menyembunyikan seorang pembelot dari perkemahan yang tahu nama-nama yang belum pernah tercatat.

  • Cap lilin berlambang menara tembok

    Parit Sorsk

    Pernath membawa party keluar tembok untuk pertama kalinya sejak kepungan dimulai.

Rilis 18 Maret 2027

  • PlayStation 5
  • Xbox Series X/S
  • Windows PC

Tinggalkan alamat surel. Kami kirim satu pesan pada hari Ombrisa rilis, tanpa pesan lain sebelum atau sesudahnya.

Alamat ini dipakai hanya untuk pengingat rilis, sesuai Kebijakan Privasi.

Trailer Ombrisa

Buka di YouTube

Galeri